Count on Me
Posted on 3:23 PM by Yeni Anistyasari
You can count on me like one, two, three
I'll be there
And I know when I need it
I can count on you like four, three, two
You'll be there
Cause that's what friends are supposed to do
....
You'll always have my shoulder when you cry
I'll never let go, never say goodbye
I'll be there
And I know when I need it
I can count on you like four, three, two
You'll be there
Cause that's what friends are supposed to do
....
You'll always have my shoulder when you cry
I'll never let go, never say goodbye
The Red House (西門紅樓)
Posted on 3:57 PM by Yeni Anistyasari
Di sebuah sore terjadi percakapan antara aku dan adekku,
Adekku: "Jalan-jalan yuk!"
Aku: "Ayuk, ke mana? Red house?"
Adekku: "Di mana itu?"
Aku: "MRT blue line, turun Ximen, exit 1, jalan 1menit"
Adekku: "Let's go"
Setelah sampai di Red House, sedikit kecewa. Wah, tak seindah gambarnya. "It's ok, just take some pictures," she said. Keluarkan kamera dan...w00w. Amazing, hasil tangkapan kamera jauh lebih indah dari pada tangkapan mata kami. Yessss!!!! Aksi narsispun dimulai. Mulai dari gantian motret, sampai pasang timer.
Setelah puas jeprat jepret di semua pojok Red House, kami kelaparan dan menuju Ximending. w00w...banyak banget orang berjalan di sini (yaiyalah lawong ini pedestrian pertama yang dibangun di Taipei dan terbesar di Taiwan). Setelah lemparkan pandangan mata ke berbagai tempat, dan semuanya menjual daging putih (aka babi), kami putuskan membeli kue ketela. Ah, rasanya tak seenak dan tak semurah di Gongguan.
Tak berani berjalan terlalu jauh, kami menuju Ximen MRT Station. Karena kue ketela tak cukup mampu untuk mengganjal perut kami, kami membeli jagung bakar. Hahaha, yg jual ternyata shemale ( di sini banyak sekali shemale).
Here are the pictures. Everything is red.
Adekku: "Jalan-jalan yuk!"
Aku: "Ayuk, ke mana? Red house?"
Adekku: "Di mana itu?"
Aku: "MRT blue line, turun Ximen, exit 1, jalan 1menit"
Adekku: "Let's go"
Setelah sampai di Red House, sedikit kecewa. Wah, tak seindah gambarnya. "It's ok, just take some pictures," she said. Keluarkan kamera dan...w00w. Amazing, hasil tangkapan kamera jauh lebih indah dari pada tangkapan mata kami. Yessss!!!! Aksi narsispun dimulai. Mulai dari gantian motret, sampai pasang timer.
Setelah puas jeprat jepret di semua pojok Red House, kami kelaparan dan menuju Ximending. w00w...banyak banget orang berjalan di sini (yaiyalah lawong ini pedestrian pertama yang dibangun di Taipei dan terbesar di Taiwan). Setelah lemparkan pandangan mata ke berbagai tempat, dan semuanya menjual daging putih (aka babi), kami putuskan membeli kue ketela. Ah, rasanya tak seenak dan tak semurah di Gongguan.
Tak berani berjalan terlalu jauh, kami menuju Ximen MRT Station. Karena kue ketela tak cukup mampu untuk mengganjal perut kami, kami membeli jagung bakar. Hahaha, yg jual ternyata shemale ( di sini banyak sekali shemale).
Here are the pictures. Everything is red.
I wanna be a billionaire
Posted on 8:31 PM by Yeni Anistyasari
I wanna be a billionaire so fu*king bad
Buy all of the things I never had
I wanna be on the cover of Forbes magazine
Smiling next to Oprah and the Queen
.
.
.
the world better prepare
For when I'm a billionaire
Buy all of the things I never had
I wanna be on the cover of Forbes magazine
Smiling next to Oprah and the Queen
.
.
.
the world better prepare
For when I'm a billionaire
Pujaan Hatiku
Posted on 11:10 PM by Yeni Anistyasari
pujaan hatiku ku merindukanmu
kepadamu hujan ku titipkan salam
separuh hatiku kau bawa selalu
ku jaga hatimu, kau bintang malamku
ingin ku bertanya kepada rembulan
dimanakah dirimu berada
walau ke ujung bumi ku kan mencarimu
karena kau pujaanku
pujaan hatiku rindukah padaku ooh
semoga kau tahu ku mencintaimu
ingin ku bertanya kepada rembulan
dimanakah dirimu berada
walau ke ujung bumi ku kan mencarimu
karena kau pujaanku
ingin ku bertanya kepada rembulan
dimanakah dirimu berada
walau ke ujung bumi ku kan mencarimu
kau pujaanku
pujaan hatiku rindukah padaku
semoga kau tahu ku mencintaimu
Jadwal Sholat Taipei dan Sekitarnya
Posted on 4:18 PM by Yeni Anistyasari
Berikut ini adalah jadwal sholat untuk daerah Taipei dan sekitarnya tahun 2015 (1436-7 H)
(clickable picture)

sumber: http://www.taipeimosque.org.tw/index_files/2015%20Prayer%20Timetable%20Yearly.pdf
(clickable picture)

sumber: http://www.taipeimosque.org.tw/index_files/2015%20Prayer%20Timetable%20Yearly.pdf
Daftar makanan dan minuman Taipei
Posted on 9:23 PM by Yeni Anistyasari
Ini postingan yang super duper gak penting buat orang lain. Postingan ini cuma daftar kamus makanan dan minuman saya sehari-hari selama di Taipei. hehehe...
Daftar makanan dan minuman ini akan selalu bertambah seiring bertambahnya daftar makanan dan minuman yang telah saya cicipi. Tidak semua makanan dan minuman yang masuk di mulut saya, saya unggah di sini. Hanya makanan yang saya anggap istimewa.
Daftar makanan dan minuman ini akan selalu bertambah seiring bertambahnya daftar makanan dan minuman yang telah saya cicipi. Tidak semua makanan dan minuman yang masuk di mulut saya, saya unggah di sini. Hanya makanan yang saya anggap istimewa.
Makanan di welcome party NTUST-ISA
Soto yang dibuat mbak-mbak BMI ini enak (kalau tidak ada daun ranjau)
Dorayaki Doraemon (isi kacang merah): NTD 15
Ayam kecap (hasil kreasi saya)
Green beans soup (kolak kacang hijau+nata de coco tanpa santan): NTD 30
Milk tea (a gift from my labmate - Vavrin)
Coffee - NTD 10
Naicha - lovely milk tea NTD 40
Rujak buah (nanas, belimbing, mentimun, bengkoang) -> kreasi saya
Taiwan "Tainan" Vegetarian Fried Noodles (Japanese Curry): NTD 39 di Family Mart
Bagel : NTD 28 di Family Mart
Nasi goreng jamur vegetarian: NTD 39 di Family Mart
Taiwan "Tainan" Vegetarian Fried Noodles (Japanese Curry): NTD 39 di Family Mart
Bagel : NTD 28 di Family Mart
Nasi goreng jamur vegetarian: NTD 39 di Family Mart
Friend or Foe
Posted on 5:11 AM by Yeni Anistyasari
Aku punya teman
teman bermuka dua
dimana ada dia selalu ada dusta
Dia tidak manis
dan tidak baik hati
dia selalu ada waktu
untuk manganiaya
lirik Teman tapi Mesra (by Ratu) dengan perubahan disesuaikan kenyataan yang ada di depanku
menabur angin menuai badai
You'll get what you've done
Subhanallah man laa yanaamu wa laa yashu
teman bermuka dua
dimana ada dia selalu ada dusta
Dia tidak manis
dan tidak baik hati
dia selalu ada waktu
untuk manganiaya
lirik Teman tapi Mesra (by Ratu) dengan perubahan disesuaikan kenyataan yang ada di depanku
menabur angin menuai badai
You'll get what you've done
Subhanallah man laa yanaamu wa laa yashu
Aku Arek Suroboyo
Posted on 4:56 AM by Yeni Anistyasari
Ibu bapakku duduk wong Suroboyo tapi aku lahir, gedhe nang Suroboyo. Sampek jare koncoku: "nek kepingin ngerti koyok opo wong Suroboyo, deloken Yeni". Hahahaha... cara ngomongku banter, kadang sampek iduku muncrat muncrat... rodok kasar tapi gak tegoan... masio aku lair sampe gedhe nang Suroboyo, aku gak misuhan C#k... Arek Suroboyo gk kudu misuhan kok.. Hahaha.... Arek Suroboyo pancen rodok nekat, aku yo nekat sisan. Nekat gae keapikan kan gak popo se....
Sakjane aku posting iki kanggo peringatan 10 Nopember, hari Pahlawan. Semangat juang arek arek Suroboyo tahun 45 kudu mendarah daging nang arek Suroboyo saiki. Gae nambah suasana heroik 10 Nopember, tak tambahi pidatone Bung Tomo... Manteb Cak!!!!!
Gae tombo pas lagi kangen semangat Suroboyo....
Sakjane aku posting iki kanggo peringatan 10 Nopember, hari Pahlawan. Semangat juang arek arek Suroboyo tahun 45 kudu mendarah daging nang arek Suroboyo saiki. Gae nambah suasana heroik 10 Nopember, tak tambahi pidatone Bung Tomo... Manteb Cak!!!!!
Gae tombo pas lagi kangen semangat Suroboyo....
Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga. Kita tunjukken bahwa kita ini benar-benar orang-orang yang ingin merdeka. Dan untuk kita saudara-saudara, lebih baik hancur lebur daripada tidak merdeka. Semboyan kita tetap “Merdeka atau Mati”. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!! Merdeka!!
Subscribe to:
Posts (Atom)











